Trading Forex & Gold dengan Profit Kosisten

Belajar Android dari Dasar

Belajar sistem Operasi Android..

Sekarang ini topik yang paling hangat untuk dibicarakan dalam bidang teknologi adalah tentang teknologi gadget (termasuk smart phone). Dimulai dari Ipod , Iphone, BlackBerry, Ipad, Windows Phone, dan SmartPhone berbasis Android. Namun produk terakhir yang saya sebutkan nampaknya menjadi topik yang paling hangat untuk dibicarakan karena\kehandalan teknologinya.

Sistem Operasi Android adalah sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat mobile seperti SmartPhone dan Tablet. Sistem operasi ini telah dikembangkan oleh Google Inc ini sebenarnya adalah pengembangan dari sistem operasi linux, karena merupakan modifikasi kernel Linux 2.6.

Namum pada pengembangnya Sistem Operasi ini bisa dibilang fenomenal karena semenjak pertama kali rilis pada september 2007 sampai dengan sekarang, Android OS sudah mencapai kesuksesan yang sangat pesat bahkan sekarang ini sudah menguasai pasar teknologi mobile melebihi produk-produk yang sebelumnya termasuk Iphone.

Sebenarnya apa yang dapat membuat Android OS ini melangkahi para pesaingnya yang sudah lebih dahulu memasuki pasar teknologi mobile, berikut ini adalah alasan mengapa Android OS menjadi Penguasa baru di teknologi mobile:

Keunggulan:

Sangat cepat berkembang Terhitung sejak pertama kali rilis 2007-2010, Andoid OS sudah mengelurakan 7 versi diamana setiap versi yang dikeluarkan Andoid OS memiliki banyak sekali kemajuan berikut adalah perkembangannya :

  1. Android versi 1.0 (22 Oktober 2008) Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream.
  2. Android versi 1.1 (9 Maret 2009) dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
  3. Android versi 1.5/Cupcake (pertengahan Mei 2009) penambahan kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sisteM.
  4. Android versi 1.6/Donut (September 2009) perbaikan dalam menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA
  5. Android versi 2.0/2.1/Eclair (3 Desember 2009) perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
  6. Android versi 2.2/Froyo/Frozen Yoghurt (20 Mei 2010) dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market
  7. Android versi 2.3/Gingerbread (6 Desember 2010) peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
  • jika diperhatikan setiap versi dinamakan dengan berbagai macam hidangan penutup, dan sampai sekarang belum diketahui mengapa Google memilih nama-nama tersebut untuk setiap produk Anroid OS. Diperikakan Versi selanjutnya akan diberi nama dari hidangan penutup juga yaitu IceCream.
Keunggulan dalam fitur

berikut adalah fitur-fitur unggulan Andorid OS:

  1. Kerangka aplikasi yang memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  2. Dalvik mesin virtual yaitu mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  3. Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
  4. SQLite: untuk penyimpanan data.
  5. Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  6. GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  7. Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
  8. Multitasking
  9. TouchScreen
  10. Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tidak ketinggalan pula Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  11. Android adalah sistem operasi open source Android didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.
  12. Lebih banyak Model, Google telah menjalin kerjasama dengan berbagai vendor hardware ternama seperti Samsung, HTC, Motorola, Sony Ericsson dan lain-lain, karena kerjasama inilah masyarakat dapat dengan leluasa memilih model dari berbagai vendor. Tentunya ini adalah keunggulan jika dibandingkan dengan pesaing lainnnya yang memproduksi sendiri semua produknya seperti Apple dengan iPhone 3GS dan iPhone 4, Blackbbery, Nokia. Bahkan diperkirakan Apple semakin sulit melawan Android. Banyaknya pilihan smartphone Android bukanlah lawan yang sebanding meski iPhone sebenarnya masih sangat laris.
  13. Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang bisa di download di ponsel Android.
  14. Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – jika tidak puas dengan tampilan standar Android, maka ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
  15. Widget –dengan adanya Widget di homescreen, Anda bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
  16. Dukungan perusahaan besar Google Memang ini tidak menggaransi secara pasti, tetapi produk yang telah dikeluarkan oleh brand ternama seperti Google tentunya memberikan kepercayaan yang lebih di masyarakat dibanding dengan brand baru yang telah ada.

Kelemahan :

  1. Koneksi Internet yang terus menerus, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan / terus menerus aktif. Artinya harus berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
  2. Iklan, Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun Anda harus terima konsekuensinya dari setiap Aplikasi tersebut, akan selalu ada Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi.
  3. Ancaman lisensi, karena latar belakang Android menggunakan teknologi java, google telah diancam melanggar hak paten dari Oracle (perusahaan yang sekarang memiliki lisensi java). Karena telah membuat virtual machine baru yang dasarnya dari teknologi java. Jadi bukan tidak mungkin ada hambatan ke depan dalam pengembangannya.
Referensi : http://id.wikipedia.org



1 comments - Skip ke Kotak Komentar

Chandra said...

WAH INFONYA LUMAYAN MEMBANTU GAN,,,DI TUNGGU Y ARTIKEL YANG LAENNYA

Post a Comment

Silahkan isi komentar anda disini..!

Belajar Android dari Dasar